Elektabilitas Ganjar-Mahfud memperoleh sebesar 35,6 persen. Sementara, Prabowo-Gibran di angka 33,8 persen dan Anies-Muhaimin 26 persen.
Lembaga Survei yang berbasis di Australia, Roy Morgan merilis temuan hasil survei terbaru elektabilitas calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 di Indonesia.
Elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka masih stagnan. Pilpres satu putaran sulit terjadi.
Dalam rilisi hasil survei Charta Politika baru-baru ini, elektabilitas Ganjar-Mahfud bertengger di posisi kedua dengan perolehan 28,0 persen.
LSI merilis hasil survei elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2024. Hasilnya, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD kembali menyalip pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Ini akan menebalkan citra mereka bahwa TKN 02 ini gemar sekali melapor-laporkan orang. Apa pun jadi bahan laporan. Menurut saya, kurang positif terhadap citra elektabilitas 02.
Di data Ipsos masih ada 11,8 persen yang masih belum diketahui pilihannya. Jika ini kita bagi saja dengan rata ke-3 calon, artinya masing-masing mendapat 4 persen. Maka angka Pak Prabowo sudah 52 persen, ini juga sudah tebal sekali putaran.
Dalam survei dengan simulasi 3 pasangan, elektabilitas Prabowo-Gibran 46,7 persen