Hari Kartini, yang diperingati setiap tanggal 21 April, merupakan salah satu momen nasional yang tidak hanya mengenang kelahiran Raden Ajeng (RA) Kartini tetapi juga merayakan perjuangan intelektualnya yang telah mengubah wajah emansipasi perempuan, terutama di Indonesia.
Keterlibatan perempuan sebagai pemimpin dan pembuat kebijakan adalah bentuk nyata dari emansipasi yang dicita-citakan RA Kartini.
Pramono juga menggratiskan perpanjangan SIM untuk para ASN wanita di lingkup Pemprov DKI Jakarta dan wartawan wanita di Balai Kota
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian baru saja menghadiri diskusi dan bedah buku tentang Aminah Sjoekoer.
Semarak hari Kartini, ANTV luncurkan program terbaru berjudul Catatan Hati Perempuan.
Lestari Moerdijat: Perjuangan RA Kartini Harus terus Hidup untuk Menjawab Tantangan Emansipasi di Masa Depan
Salah satun cara memperingati Hari Kartini bisa lewat karya sastra, seperti puisi tentang Kartini yang pendek tapi penuh makna. Puisi pendek tentang Kartini bisa menjadi bentuk apresiasi yang sederhana, namun penuh arti.
Mari kita menjalankan peran kita sebagai perempuan dengan 4 (empat)As, yaitu IkhlAs, CerdAs, TuntAs, dan AntusiAs karena perempuan sukses bukanlah yang memiliki keberuntungan, melainkan perempuan yang memiliki tekad.
Kartini 8 – Arctic Expedition batal dilaksanakan di Rusia. Ini alasannya