Untuk sisa pemudik lainnya diprediksi akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya secara bertahap pada 5 hingga 8 April.
Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 5 April 2025 hingga 7 April 2025.
Nanti dari 8 KM fungsional ini pertama ada gate, kemudian yang dibayarkan adalah biaya operasional, misalnya ada masyarakat yang berangkat dari Pasteur, itulah yang dibayar dari Pasteur sampai sini.
Kita mulai merumuskan skema arus balik, cara bertindak pada saat arus balik. Arus balik yang rencana prediksinya itu tanggal 5 atau 6 April, tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis.
Mudik tahun ini kalau kita lihat lancar, cenderung lancar terkendali. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, berarti ada kemajuan. Kita harus apresiasi Polri, Korlantas Polri dan jajaran yang sudah mengantisipasi pelaksanaan mudik sehingga sangat lancar dan terkendali.
Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idul Fitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, total lalu lintas keluar Jakarta 1.963.152 kendaraan.
Kami akan mendahului pada tanggal 3 April, nanti kami akan melakukan one way lokal arah balik. Jadi ada tahap tahapnya.
Hal itu dilakukan setelah polisi menutup one way nasional arus mudik lebaran
Belakangan ini, viral di media sosial berbagai video yang menunjukkan aksi supir bus yang ugal-ugalan atau kini disebut dengan tren bus oleng.
Korlantas mulai mempersiapkan pengamanan terkait dengan arus mudik pada momen Lebaran