"Kolaborasi perbankan, lembaga jasa keuangan dan e-commerce dalam meningkatkan pembiayaan UMKM dan inklusi keuangan menjadi sebuah langkah penting dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional"
Banyak sekali potensi ekonomi masyarakat dari sektor riil, bahkan banyak produk-produk yang dihasilkan mampu menembus pasar ekspor. Dengan inilah kami diminta pemerintah untuk mendukung perekonomian melalui koperasi sektor riil.
LPDB tidak hanya menjadi penyalur tapi juga melakukan pendampingan dan inkubator sehingga menghasilkan koperasi dan UMKM yang lebih berkualitas.
Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) serta BUMN di bidang permodalan diminta untuk berperan dalam memberikan formulasi yang tepat.
LPDB-KUMKM terus andil dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 dengan menyumbangkan 30.000 masker kepada 6 Puskesmas di Jakarta.
KemenkopUKM melakukan serangkaian kegiatan di Kabupaten Magelang dalam rangka memperkuat sinergitas pelaku KUMKM
LPDB mendapat tambahan anggaran sebesar Rp1 Triliun untuk tambahan modal kerja Koperasi dan UMKM
Sejak pandemi Covid-19, ada perubahan perilaku ekonomi yang tadinya offline ke online.
Untuk meningkatkan perluasan KUMKM, Kemenkop dan UKM Gulirkan gerakan `Ayo Beli Kebutuhan Pokok di Koperasi`.
“Kami sangat memahami bahwa ini akan berdampak signifikan bagi kelangsungan usaha KUMKM kita,” kata Teten