Terjadi lonjakan besar dari Myanmar, 26 orang tahun 2024 menjadi 698 orang di tahun 2025. Peningkatan hampir 27 kali lipat.
Junta Myanmar Menentang Gencatan Senjata Gempa untuk Lanjutkan Serangan
Pekerja Bantuan AS Terima Pemberitahuan PHK saat Tangani Gempa Myanmar
China Berupaya Perbaiki Citranya di Myanmar Usai Gempa karena Dukung Junta
Cuaca Ekstrim Picu Penyakit Baru Korban Gempa Myanmar
Anjing pelacak K9 Walet berhasil menemukan satu titik sumber bau. Setelah K9 Walet menemukan titik bau di Site I, kami segera melakukan eksekusi dan berhasil menemukan satu korban perempuan yang sudah meninggal dunia.
Bantuan yang kami kirimkan hari ini merupakan tahap ketiga. Tahap pertama telah diberangkatkan pada hari Senin yang lalu, diikuti tahap kedua pada hari Selasa dengan dua kloter. Hari ini, pada tahap ketiga, kami mengirim dua pesawat, satu pesawat untuk penumpang dan satu pesawat untuk kargo.
Bantuan tahap ketiga itu dilepas oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono yang mewakili Presiden Prabowo Subianto.