Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, menjelaskan bahwa program ini terintegrasi dengan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).
Dalam rangka meningkatkan kualitas capaian program, tahun ini terdapat tujuh perubahan ruang lingkup PKK dan PKW.
PKW akan dianggarkan Rp6.000.000 juta per orang. Jumlah ini akan dibagi Rp3 juta untuk pelatihan, dan Rp3 juta untuk dijadikan modal pasca menyelesaikan pelatihan.