Stroke bukan lagi momok yang hanya mengincar lansia. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus stroke pada usia muda meningkat—dan tren ini terjadi juga di Indonesia.
Para peneliti menemukan bukti kuat bahwa kesepian dan isolasi sosial mengubah jalur biologis penting yang berhubungan dengan kekebalan, metabolisme, dan fungsi otak.
Tim peneliti yang dipimpin oleh neurolog Michelle Chen dari Rutgers Institute for Health menemukan bahwa memendam stres secara signifikan mempercepat kerusakan memori. Setiap peningkatan dalam kebiasaan internalisasi stres berkorelasi dengan laju kehilangan ingatan yang setara dengan efek stroke ringan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa erythritol dapat langsung memengaruhi sel-sel pembuluh darah di otak, meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung — bahkan setelah paparan dalam dosis kecil.
Mengenal Pendarahan Otak, Kondisi Serius yang Diduga Menimpa Suami Najwa Shihab Sebelum Berpulang