Pemerintah memproyeksikan penuntasan buta aksara pada 2030 mendatang. Karena itu, pendidikan nonformal dan informal (PNFI) diperkuat guna mengurangi angka buta aksara pada masyarakat, salah satunya melalui pendidikan keaksaraan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menekankan bahwa satuan pendidikan vokasi harus meningkat secara kualitas sehingga bisa menghasilkan generasi yang berkualitas.
Program 20 ribu magang (fresh graduate) yang akan terus dijadikan pilot project akhir tahun ini untuk kita perbesar lagi, semoga sukses di 2026 pemagangan dan persiapan peningkatan kapasitas vokasi
Menteri Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya kesadaran ekosistem pendidikan Indonesia untuk melihat berbagai peluang era bonus demografi Indonesia.
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Kemdikdasmen, Muhammad Hasbi, mengatakan bahwa penguatan ekosistem pendidikan vokasi tidak bisa berjalan sendiri.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) mendorong pemerintah daerah melakukan langkah strategis dalam memperkuat program keaksaraan dan literasi masyarakat.
Badan Bahasa Kemdikdasmen menekankan peran strategis literasi sebagai fondasi utama pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri pangan.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi PKPLK Kemdikdasmen, Tatang Muttaqin menekankan penguatan pendidikan nonformal dan informal merupakan strategi penting dalam meningkatkan daya saing bangsa di tengah disrupsi teknologi, perubahan ekonomi, dan dinamika demografi global.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) mengajak enam industri untuk menciptakan ekosistem pembelajaran kolaboratif, dan menguatkan integrasi pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
PT United Tractors Tbk (UT) memfasilitasi penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional di bidang teknik alat berat, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan vokasi di tanah air.