Mahathir mendesak negara Muslim bersatu untuk melindungi diri dari ancaman eksternal.
Malaysia telah mempertahankan hubungan diplomatik yang baik dengan Iran meskipun ada sanksi yang dijatuhkan Washington terhadap Teheran.
Asosiasi Perdagangan Minyak Nabati India (SEAI) meminta anggotanya untuk tak lagi membeli minyak kelapa sawit dari Malaysia, sebagai bentuk hukuman karena mengkritik India atas atas kebijakannya terhadap Kashmir.
Mahathir Mohamad menyebut negaranya yang bergantung pada ekspor, berpeluang terkena sanksi perdagangan di tengah meningkatnya proteksionisme dalam perang tarif Amerika Serikat (AS) dan China.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad akan memantau keberlanjutan perdagangan dengan negara tersebut dengan India.
Tujuan utama dari Shared Prosperity Vision atau Visi Kemakmuran Bersama (SPV) adalah membangkitkan ekonomi Malaysia dan memberikan standar hidup layak tanpa memandang etnis, kelas sosial dan lokasi mereka pada 2030.
Pemerintah Malaysia dikabarkan menawarkan bantuan untuk mengatasi kebakaran hutan di Indonesia karena memiliki peralatan bom air. Sayangnya tawaran itu ditolak tanpa alasan yang jelas.
Kasus Naik sedang diselidiki atas ujaran penghinaan yang disengaja dengan maksud untuk memprovokasi pemecahan perdamaian.
Kabinet Negeri Jiran itu bahkan menyarankan membatalkan tempat tinggal permanen penceramah kondang tersebut.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali menyatakan akan mundur dari jabatannya dalam waktu tiga tahun