Sudah lebih dari 1 bulan hadil otopsi juga belum ada kabarnya apakah sudah ada atau belum. Yang jelas pihak keluarga hingga saat ini belum menerima hasil dari otopsi tersebut.
Kalau seperti ini caranya sama saja buat mahasiswa Fisipol tidak nyaman.
Kami dari alumni akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Tidak hanya mengawal, kami dari alumni mendesak aparat kepolisian khususnya Polres Jakarta Timur agar mengusut kasus ini hingga tuntas.
Polisi harus transparan dan bekerja secara profesional, agar kasus ini bisa terungkap secara terang benderang.
Sebagai mitra kerja pemerintah dalam bidang pendidikan, kami tentu sangat prihatin atas kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan, apalagi kasus tersebut terjadi di lingkungan pendidikan tinggi, yang seharusnya dapat menjadi teladan terhadap perilaku anti kekerasan dengan membangun budaya kampus yang aman dan inklusif.
Tentu kami, Komisi X DPR RI, mendorong agar keamanan kampus dibenahi agar insiden kekerasan tidak terjadi di lingkungan akademik.
Kita minta penyidik segera ungkap dan bongkar kasus ini. Jangan ditutup-tutupi
Kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, seperti di Universitas Kristen Indonesia (UKI), ataupun di lingkungan perguruan tinggi manapun di Indonesia, merupakan peristiwa yang seharusnya tidak terjadi.
Universitas Kristen Indonesia (UKI) didesak menindaklanjuti secara serius kasus tewasnya mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Kenzaha Walewangko (22), akibat pengeroyokan di lingkungan kampus.
Rektorat juga harus tegas dalam menindak mahasiswa yang terlibat. Mereka yang terbukti melakukan pengeroyokan harus dikeluarkan.