Paus Fransiskus sudah mengetahui Juni 2013, bahwa McCarrick, mantan uskup agung Washington, DC menghadapi beberapa tuduhan pelecehan seksual terhadap para seminaris dan pendeta.
Menurut Fransiskus, dokumen yang diungkap oleh Vigano kepada media merupakan pernyataan yang sifatnya subjektif, sehingga dipertanyakan kredibilitasnya.
Vigano mengatakan dia telah memberi tahu Fransiskus, yang saat ini sedang mengunjungi Irlandia, tentang tuduhan terhadap McCarrick pada 2013. Namun menurutnya Paus malah mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada McCarrick oleh pendahulunya, Paus Benediktus.
Sementara bersamaan dengan kunjungan Paus, Gereja Katolik sedang berjuang untuk mendapatkan kembali kepercayaan setelah diterpa berbagai skandal.
Sementara tekanan asing yang mendorong Jepang menghentikan perburuan pausnya, Tokyo mengelak penangkapan bukan untuk tujuan komersial, melainkan penelitian ilmiah.
Dalam sebuah pernyataan di Vatikan pada Jumat (17/8), Paus menyatakan berada di pihak korban, dan mengutuk perbuatan asusila tersebut.
Alasan penghapusan itu karena hukuman mati dinilai menyerang martabat manusia.
Paus mengatakan, mendukung pernyataan baru-baru ini oleh para uskup Katolik AS yang menyebut pemisahan anak-anak dari orang tua mereka bertentangan dengan nilai-nilai Katolik dan tidak bermoral.
Sejak bermusuhan pada Perang Korea 1950-1953, pemimpin dari kedua negara tidak pernah bertemu atau bahkan berbincang melalui telepon.
Paus memuji upaya yang dilakukan oleh perusahaan minyak dan gas karena mereka menghadapi tekanan untuk beralih ke bentuk energi lain.