Sempat dikira bebas dari kanker payudara ternyata sel kanker justru menyebar hingga ke paru-paru, berikut cerita Rini Hidayanti.
Bagaimana jadinya jika perempuan harus merelakan kedua mahkota itu direnggut di meja operasi.
Survivor kanker payudara asal Bandung ini pernah merasakan kematian sudah sangat dekat saat anak-anaknya masih kecil.
Hilmasari harus menjalani kemoterapi pada bagian tulangnya setelah menjalani pengobatan total pada kanker payudaranya.
Perkembangan kankernya, ditambahkan Irianti, sangatlah cepat. Tapi ia bersyukur karena tidak menunda melakukan cek medis dan tidak berlari ke pengobatan alternatif.
Lisnawati yang selalu ceria dan semangat ini kini mengisi hari-harinya dengan memberikan motivasi pada sesama penyintas.
“Terkadang saya ingin memindahkan penyakit istri saya ke tubuh saya, kalau melihat dia sudah tidak kuat"
Begitu vonis dokter dijatuhkan Anisah belum bisa ikhlas, lambat laun ia menyadari jika ikhlas-lah yang menguatkannya sampai saat ini.
Tak mudah memberikan edukasi mengenai betapa pentingnya deteksi dini dan pengobatan Kanker Payudara di Bali. Mengapa?
Ternyata gaya hidup sehat saja tak cukup bisa mencegah sel kanker payudara dalam diri Neni Ismail.