Erdogan juga mengatakan, tawaran dari AS untuk menjual rudal Patriot ke Turki tidak sebaik tawaran Rusia.
Erdogan mengatakan tawaran dari Amerika Serikat (AS) untuk menjual rudal Patriot ke Turki, dianggap tidak sebaik tawaran Rusia.
Turki menepis laporan yang menyatakan Ankara sedang mempertimbangkan penundaan pengiriman sistem rudal pertahanan udara S-400
Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) menerima uang pengganti kerugian negara yang diserahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya senilai lebih dari Rp 400 juta
Rusia tidak terima ultimatum Amerika Serikat (AS) untuk membatalkan kesepakatan untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.
Adalah Robert F Smith mengejutkan para wisudawan saat mengatakan akan membayar tunggakan 400 mahasiswa yang mencapai US$40 juta atau Rp571 miliar.
Erdogan menekankan, pembelian sistem S-400 Rusia oleh Rusia adalah kesepakatan yang dilakukan dan bahwa Ankara sama sekali tidak mundur pada masalah S-400 di bawah Ancaman AS.
Hadi mengungkapkan bahwa negaranya berhasil mengembangkan kerja sama dalam sektor minyak dan gas bersama perusahaan-perusahaan Rusia.
Washington mengatakan, S-400 dapat mengkompromikan kemampuan jet tempur F-35 dan memperingatkan kemungkinan sanksi AS jika Ankara melanjutkan perjanjian Rusia.