Elektabilitas tertinggi Achmad Purnomo sebesar 40,9 persen, baru kemudian Gibran kedua sebesar 19,1 persen
Kerumunan massa hanya menampilkan gambar-gambar atau video yang mungkin bisa dibanggakan. Dikaitkan dengan elektabilitas? No way, tidak bisa.
Elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma`ruf Ma`ruf Amin masih unggul dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno.
"Mudah-mudahan itu, survei yang mendekati kenyataan," ujar Kiai Ma`ruf.
Arya Fernandes mengatakan, tingkat elektabilitas paslon 01 sebesar 51,4 persen, sedangkan paslon nomor 02 sebesar 33,3 persen. Jadi selisih 18,1 persen.
Di DKI Jakarta dan Banten paslon 01 meraih elektabilitas 44,2%, sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga 40,0% dan yang tidak menjawab sebesar 15,8%.
Persaingan antara paslon 01 dan 02 di wilayah Sumsel masih ketat. Apalagi selisih antara kedua paslon hanya 2,6 persen. Ini angka yang rawan karena berada dalam arsir margin error.
Ahmad Iman yang juga Caleg DPR RI Nomor Satu (1) Dapil Jakarta II (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri) yakin, elektabilitas Jokowi-Kiai Ma`ruf pasti meningkat pasca-debat cawapres. Sebab Kiai Ma`ruf telah menunjukan hal luar biasa.
Kampanye yang panjang menjadikan die-hard kedua Paslon 01 dan 02 mencapai kondisi maksimum.
Dalam survei Litbang Kompas disebutkan selisih elektabilitas hanya 11,8 persen. Elektabilitas Jokowi-Ma`ruf 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 37,4 persen.