Pendudukan dan agresi terus-menerus yang dilakukan Israel tidak hanya harus dikecam, tetapi juga merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.
Setiap kedatangan dari India atau Brasil harus tinggal 14 hari di negara lain sebelum diizinkan memasuki Lebanon
Lebanon juga bergantung pada bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik, yang sudah tidak mencukupi untuk populasi sekitar enam juta yang mengalami pemadaman listrik setiap hari.
Perekonomian Lebanon yang memburuk, pengurangan subsidi dan gejolak politik yang diperkirakan telah membuat penduduk berisiko kelaparan akut dalam beberapa bulan.
Perdana Menteri sementara Lebanon, Hassan Diab dan Presiden Michel Aoun mengutuk kerusuhan berujung kekerasan di kota Tripoli.
Investigasi baru oleh Amnesty Internasional menuding bahwa Prancis terus memasok senjata yang digunakan oleh pasukan keamanan di Lebanon selama demonstrasi anti-pemerintah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sembilan kasus telah terdeteksi di Denmark dan masing-masing satu di Belanda dan Australia.
Lebanon berada di ambang ketidakmampuan untuk menghidupi dirinya sendiri, ketika krisis keuangan negara itu meningkatkan kemiskinan dan inflasi.
Republik Ceko memasukkan organisasi Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris.
Aoun menyalahkan pejabat lain karena menghalangi reformasi termasuk audit forensik bank sentral dan perombakan sektor listrik, tetapi tidak menyebut nama pejabat tersebut.