Pemerintah harus dapat memaksimalkan dukungan dunia internasional ini untuk mensukseskan program transisi energi nasional yang sekarang ini masih didominasi oleh energi fosil.
Prioritaskan keperluan domestik lebih dulu. Ini kan lucu, belum apa-apa sudah akan ekspor. Kenapa ngebet ekspor? Ini kan terkesan menjadi sekedar berorientasi bisnis dan tidak tepat bagi ketahanan energi nasional. Kecuali kita sudah surplus listrik EBET.
Bila tidak kondisinya bisa mengkhawatirkan. Ketergantungan kita pada impor minyak dari negeri jiran akan semakin membengkak. Semakin hari, bukan semakin berkurang, impor migas kita dari Singapura ini malah semakin meningkat.
Kenaikan kurs dolar AS (USD) atas rupiah akhir-akhir ini serta eskalasi konfik Iran-Israel ditengarai akan mempengaruhi sektor energi nasional, khususnya yang berbahan bakar minyak.
Ukraina Gagal Halangi Serangan Udara Rusia ke Sistem Energi karena Kehabisan Amunisi
Scorpene Evolved Full LiB yang akan dibangun di PT PAL adalah kapal selam yang dilengkapi sistem energi mutakhir dengan menggunakan baterai Lithium-ion
Kerja sama pemerintah dan stakeholder sektor energi diharapkan menjadi kunci utama percepatan pengembangan EBT di Indonesia.
Komisi VI DPR RI mengapresiasi kesiapan PT Pertamina sebagai perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang energi dalam menghadapi mudik Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H.
Komisi VII DPR RI mendesak PHE untuk bekerja maksimal meningkatkan lifting migas dalam rangka mendukung target produksi minyak bumi nasional sebesar 1 juta barel per hari (BPOD) dan 12 miliar standar kubik per hari (BSCFD) pada tahun 2030.
Seperti Ukraina, Serangan Balasan Rusia Juga Targetkan Fasilitas Energi dan Bendungan