Format koalisi belum final dan masih bisa berubah. KIB pun berada dalam posisi demikian
Pertemuan antara Ketum Gerindra dan Ketum PKB telah berlangsung pada tanggal 1 Maret, Rabu jam 7 malam.
Golkar dan PPP menegaskan belum ada kesepakatan tentang capres dan cawapres dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Masing-masing parpol yang tergabung di KIB mulai ajukan capres. Sementara Partai Golkar yang sejak awal mengusung Airlangga Hartarto tetap tak goyah dengan pendiriannya.
KIB belum memiliki lem perekat sehingga para parpol yang tergabung Golkar, PAN dan PPP belum bisa satu suara untuk Capres-Cawapres.
Sebagai mitra koalisi di KIB, tentu PPP menghormati dan menyanbut positif apa yang berkembang di Rakornas PAN untuk mengusulkan paslon Ganjar Pranowo dan Erick Thohir sebagai bacapres dan bacawapres.
Yang penting ya persyaratan formal dulu, PT 20 persen sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Nanti jika ada capres, tapi tidak sampai PT 20 persen ya tidak bisa daftar ke KPU.
Satu hal yang harus dicatat oleh teman-teman PDIP bahwa kami itu berkoalisi dengan PDIP kemarin karena faktornya bukan PDIP karena faktornya Pak Jokowi.
Kami tetap membuka komunikasi dengan semua pihak, tidak ingin membatasi diri.
Mendukung penuh silaturahmi antar-parpol dalam Koalisi Perubahan. PKS terus mencoba menghadirkan politik nilai dan politik gagasan.