“PAN sudah menetapkan untuk menaikkan potongan gaji. Ketua umum (Zulkifli Hasan) tadi sudah menginstruksikan untuk segera diberlakukan secara efektif. Ini tidak wacana lagi. Tapi sudah diambil keputusan," kata Saleh Partonan Daulay
“Kalau sementara ini, persebarannya kan lebih banyak di kota-kota besar. Hal itu wajar saja mengingat kasus ini berkembang melalui imported cases. Warga negara asing yang membawa ke Indonesia," kata Saleh
“Jika ada keinginan untuk membuka data pasien, silahkan buka lagi beberapa undang-undang terkait. Baca lagi secara seksama batasan-batasan data pasien yang mungkin bisa dipublikasi ke publik," kata Saleh.
"Pengusaha, pekerja, dan pemerintah diharapkan dapat mencarikan jalan terbaik agar iklim usaha dan ekonomi tetap berjalan sebagaimana yang diharapkan. Kita sedang menghadapi situasi sulit. Kita semua tentu tidak menginginkan hal seperti ini terjadi," kata Saleh
"Saya juga mendengar bahwa ada rumah sakit swasta yang menolak. Katanya, rumah sakit tersebut tidak mau ambil resiko kalau rumah sakitnya nanti dianggap tempat isolasi pasien positif corona. Pertimbangannya murni bisnis," kata Saleh
"Pemerintah sudah bisa menerapkan kedaruratan kesehatan karena kejadian yang ada saat ini sudah bersifat luar biasa dengan ditandai penyebaran virus corona yang membahayakan kesehatan dimana sudah menyebar lintas wilayah atau lintas negara," kata Saleh
"Saya mendoakan semoga pak BKS segera diberi kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali seperti biasa," kata Saleh
"Saya mendesak pemerintah untuk mengundang para ahli untuk mengkaji wacana lockdown Indonesia. Pasalnya, wacana lockdown itu sudah banyak diusulkan oleh berbagai kalangan, tidak hanya kalangan awam, usulan itu juga disebutkan oleh ahli dan akademisi," kata Saleh
Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengungkapkan, sampai saat ini Komisi IX DPR RI masih mencari cara agar iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri tidak naik.
Saleh juga meminta agar Menaker Ida memikirkan bagaimana strategi jitu untuk membenahi sektor hulu tenaga kerja.