Anak-anak memiliki hak perlindungan dari berbagai tindak kekerasan sebagaimana yang diatur dalam UU Perlindungan anak.
Aliansi yang terdiri atas pelbagai lembaga bantuan hukum tersebut memutuskan membuka posko pengaduan mulai hari ini.
Imbauan tersebut menanggapi aksi demonstrasi berujung ricuh yang dilakukan oleh siswa SMK/STM se-Jabodetabek, di kawasan Gedung DPR/MPR RI Jakarta pada Rabu (25/9) kemarin.
Untuk mencegah kemungkinan rusuh lantaran keterlibatan para pelajar putih abu-abu, KPAI telah mengambil sikap.
Sebagaimana diketahui, terdapat massa berseragam putih abu-abu ikut berunjuk rasa di sekitar gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jakarta, pada Rabu (25/9).
Faisal Amir adalah anak baik dan santun. Ia mengalami luka parah karena melindungi kawan-kawannya di lapangan.
Aksi mahasiswa berakhir ricuh. Mobil polisi dan mobil yang berplat merah dirusak oleh mahasiswa yang menggelar aksi di depan Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/9).
Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa di depan Gedung DPR RI, mendapat simpati dari selebgram Karin Novilda atau Awkarin
Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) batal menemui mahasiswa yang sedang demo setelah gas air mata terhembus angin ke arah gedung DPR.
Meski belum diketahui keaslian tulisan yang ada di spanduk itu, nyatanya sudah beredar luas di media sosial dan jadi bahan tertawaan hingga jadi perundungan warganet.