Dalam aksinya, para mahasiswa tampak mengenakan topeng Guy Fawkes sebagai simbol perlawanan terhadap kekuasaan yang dianggap tiran. Mereka juga ikut membentangkan poster dan spanduk tolak politik dinasti dan pelanggar HAM.
Jawaban tersebut patut disesalkan karena Capres No. 2 mencampuradukkan hubungan politik personal korban dengan dirinya. Upaya hukum penuntasan pelanggaran HAM berat sama sekali tidak dapat dihubungkan dengan pilihan politik korban.
Mimbar demokrasi seperti ini harus dilaksanakan di seluruh kampus. Ini merupakan alarm demokrasi untuk terus mengingatkan pemerintah agar tak berlaku dzalim kepada masyarakat.
Mulai dari praktik politik dinasti dan pelanggar HAM yang tidak pernah diadili.
Dia meminta publik menolak pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kontestasi Pemilu 2024.
Menurut penulisnya, Azwar Furgudyama, buku ini sebagai pengingat dan harapan agar kasus-kasus pelanggaran HAM
Son Heung-min Kesal Timnya Lembek saat Lawan West Ham
Postecoglou Kritik Penampilan Spurs usai Ditekuk West Ham
Konsep kreatif acara ini akan memberikan ‘experiences’ kepada Masyarakat Indonesia yang hadir di Stadion Madya GBK Senayan. Mereka tak hanya menyaksikan orasi kebangsaan dan konser musik saja, tapi juga sebuah atmosfer sejarah kelam Indonesia, yang tak terlupakan. Dikemas dalam bentuk seni instalasi yang menyajikan foto peristiwa Kerusuhan Mei 1998, serta foto berbagai pelanggaran HAM.
Kami mahasiswa ingin kembali mengulik demokrasi jangan sampai dihancurkan. Seperti diketahui, konstitusi sebagai dasar negara kita telah diobrak-abrik dengan adanya keputusan MK kemarin mengenai batas usia cawapres. Di sini kami seluruh mahasiswa berkumpul untuk bertarung secara akademik.