Jumlah kematian terkait COVID-19 naik menjadi 144 dari 141 pada hari Jumat.
Afrika Selatan telah memimpin benua dalam hal kasus dan kematian COVID-19, serta vaksinasi, dan pengalamannya telah diawasi dengan ketat di seluruh dunia setelah menjadi salah satu negara pertama yang mengidentifikasi varian Omicron yang lebih menular.
AKI di Indonesia masih berada di angka 305 per 100.000 kelahiran hidup.
Molnupiravir, dikembangkan dengan Ridgeback Biotherapeutics dan terbukti mengurangi rawat inap dan kematian sekitar 30 persen dalam uji klinis individu berisiko tinggi di awal perjalanan penyakit.
Prancis mencatat 179 kematian COVID di rumah sakit selama 24 jam terakhir, sementara jumlah pasien COVID di unit perawatan intensif mencapai 3.208, naik 61 dari hari sebelumnya.
Produsen obat Amerika Serikat (AS) bulan lalu mengatakan obat oral sekitar 89 persen efektif dalam mencegah rawat inap atau kematian bila dibandingkan dengan plasebo, berdasarkan hasil sementara pada sekitar 1.200 orang.
Gubernur Andy Beshear mengatakan 74 kematian telah dikonfirmasi di negara bagian tenggara dan tersedak ketika dia mengatakan kepada wartawan bahwa kematian berkisar antara usia lima bulan hingga 86.
Studi Oxford mengatakan, belum ada bukti vaksinasi lengkap terinfeksi lebih rendah terhadap Omicron. Varian tersebut tetap dapat menyebabkan risiko penyakit parah, rawat inap, atau kematian yang lebih tinggi
Sejak awal tahun, lebih dari 450.000 orang di AS telah meninggal setelah tertular COVID-19, atau 57 persen dari semua kematian di Negeri Paman akibat penyakit itu sejak pandemi dimulai.
Virus yang lebih menular yang tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah dan tidak menyebabkan lonjakan rawat inap dan kematian adalah skenario kasus terbaik.