Amandemen UUD 45 harus didasarkan pada kepentingan yang paling mendasar, urgen, dan juga menyangkut hajat hidup kebangsaan.
Untuk itu, PP Muhammadiyah mendukung wacana amendemen terbatas UUD 1945 untuk menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).
"Apa yang perlu penguatan? Yakni Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Kenapa garis besar haluan negara? Kita tahu bahwa di pembukaan UUD 45 ada prinsip-prinsip mendasar kita dalam berbangsa tentang tujuan nasional, kewajiban pemerintahan, kemudian juga prinsip-prinsip kita merdeka, dan sebagainya," kata Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir
PP Muhammadiyah menginginkan mekanisme Pemilihan Presiden (Pilpres) tetap digelar secara langsung oleh rakyat.
Hal tersebut lantaran mekanisme Pilpres secara langsung merupakan buah dari semangat perjuangan reformasi yang merupakan kelanjutan sekaligus koreksi dari periode orde baru dan orde lama yang memiliki semangat nilai - nilai demokrasi dan penegakkan nilai-nilai kebangsaan sebagaimana cita-cita nasional.
Terasa semakin meriah setelah kedatangan Susi Pudjiastuti ke dalam ruangan.
Hanya dengan menulis buku misalnya, dosen dapat membawa pulang Rp22-25 juta
Bukunya bertajuk Keadilan dalam Capaian Kesejahteraaan Sosial setebal 317 halaman yang resmi terbit pada Juli 2019, menjadi karyanya ke-31 sejak pertama kali menulis buku pada 2003 silam.
kata Hidayat pimpinan Muhammadiyah yang juga berjasa terhadap NKRI adalah Panglima Besar Soedirman
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hajah Yuliana Kampus Madrasah Mu`Allimin Muhammadiyah, Yogyakarta
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu`ti mendesak pihak kepolisian supaya mengusut tuntas aktor dan motif penyerangan tersebut.
Liga HW 2019 ini merupakan kontribusi Muhammadiyah kepada bangsa
Anak muda wajib memperkuat negaranya sendiri agar tidak mudah dikalahkan negara lain.