Kementerian Luar Negeri Qatar diam-diam melakukan kunjungan ke Iran untuk membahas situasi yang memanas di Teluk.
Mohammad Javad Zarif datang seteleh tensi di Teluk terus meningkat karena pasukan militer Amerika menuju ke wilayah tersebut dan di tengah sejumlah serangan terhadap infrastruktur minyak.
Pernyataan itu mengatakan kapal-kapal tersebut berada di dekat perairan teritorial negara itu di Teluk Oman, di sebelah timur pelabuhan Fujairah.
Kehadiran militer Amerika Serikat (AS) di Teluk dulunya merupakan ancaman serius tetapi sekarang mewakili target dan peluang.
Kementerian juga meminta Riyadh untuk menghapus tindakan diskriminatif terhadap Qatar dan penduduk negara Teluk Persia.
Doha tak akan memberikan visa kepada mereka yang dianggap musuh, mengacu pada orang Mesir yang ingin memasuki negara Teluk Persia.
Iran telah memperingatkan bahwa pasukan IRGC Iran dan CENTCOM AS dapat terlibat dalam bentrokan satu sama lain di mana pun di dunia
Pengadilan kriminal di kerajaan Teluk Persia yang kaya minyak menjatuhkan hukuman kepada Abdullah al-Saleh pada Minggu, setelah terdakwa dinyatakan bersalah karena menyebarkan berita palsu tentang Arab Saudi.
Pertemuan itu setelah badan pengatur sepak bola (FIFA) berusaha untuk memasukkan setidaknya satu klub lagi di Negara Teluk itu untuk meningkatkan jumlah dalam turnamen tersebut.
Dalam beberapa bulan terakhir, Israel telah mendekati negara-negara Teluk Arab.