Kemnaker dengan memberikan dukungan kepada Pemda Lombok Tengah melalui promosi dan partisipasi dari pelaku usaha swasta khususnya yang ada di destinasi super prioritas Mandalika.
Kemnaker memprioritaskan ketenagakerjaan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Workshop merupakan salah satu pendukung program lompatan Kemnaker, yaitu pengembangan pasar kerja luar negeri.
Dalam meningkatkan SDM, masyarakat Situbondo bisa memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker dengan mengikuti program pelatihan yang ada.
Selain peningkatkan status LLK ke BLK, Kemnaker juga siap mendukung perluasan kesempatan kerja di Kaur dengan memberikan bantuan berupa program, seperti Padat Karya dan Tenaga Kerja Mandiri.
Melalui Kemnaker, pemerintah juga terus berkomitmen mendukung pemberdayaan perempuan di tempat kerja, salah satunya dengan melindungi pekerja perempuan dan memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya.
Ia juga meminta pejabat pimpinan tinggi madya untuk bersinergi dan berkolaborasi secara aktif agar pentingnya pengembangan kompetensi SDM semakin dapat dirasakan oleh seluruh pegawai Kemnaker dan masyarakat sebagai pengguna layanan.
Menaker Ida Fauziyah menambahkan, pihaknya juga telah menginstruksikan agar unit Binwasnaker dan K3, agar tetap siap siaga dengan seluruh peralatan guna menghadapi kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Kemnaker terus berupaya melakukan pencegahan dan penempatan Pekerja Migran Indonesia nonprosedural dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Pembelajaran atau pengembangan kompetensi bagi ASN tersebut bukan hanya mendatangi lembaga pelatihan yang bersifat penjenjangan atau diklatpim, tapi pola Kemnaker Corpu ini pelatihan bersifat teknis dan fungsional.