Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki peran yang strategis dalam menyediakan pangan 267 juta jiwa rakyat Indonesia.
Sebagai supporting system bagi Anggota Dewan, Sekretariat Jenderal DPR RI perlu memanfaatkan kehadiran teknologi informasi guna meningkatkan kinerja kedewanan sebagai wakil rakyat, dan mewujudkan parlemen modern.
Pemanfaatan alat-alat mesin pertanian modern baik di hulu maupun di hilir sangat penting untuk menghasilkan menghasilkan produk pangan berkualitas dengan sistem pengelolaan yang terstruktur.
Pasar Tallunglipu bisa dikembangkan lebih modern dengan konsep pasar lokal yang terintegrasi dengan pembibitan dan budidaya agar hewan yang ada benar-benar menghasilkan hewan pedaging berkualitas.
Transformasi pertanian bukan hanya keharusan, tapi juga merupaka kebutuhan mengingat perkembangan zaman dan juga jumlah penduduk yang terus bertambah secara signifikan.
Keterbukaan informasi merupakan bagian dari managmen yang terus bergulir secara modern sesuai dengan proses pembangunan pertanian yang sedang berlangsung.
Aplikasi ini dirancang menggunakan teknologi informasi modern sehingga memungkinkan auditor menghasilkan laporan audit secara berkala tanpa harus menunggu proses audit di akhir periode anggaran.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso mengatakan, konsep parlemen modern menjadi keharusan yang harus segera diwujudkan.
Mekanisasi pertanian menjadikan cara bertani yang modern karena pekerjaan dilakukan dengan cepat, efisiensi, dan menekan kehilangan (losses) dan menghasilkan produk yang kompetitif.
Peresmian PIM ditandai dengan penandatanganan prasasti di hadapan Gubernur Sumsel, Herman Deru pada Jumat (6/11).