Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan motif di balik keinginan Korea Utara (Korut) berdialog dengan Korea Selatan (Korsel)
Kim Jong-un menyatakan bahwa seluruh wilayah AS berada dalam jangkauan senjata nuklir Korea Utara.
Meski transfer muatan itu tidak disponsori oleh negara, namun tetap saja perdagangan tersebut memberi harapan hidup ke Korut.
Korea Utara (Korut) berjanji meningkatkan kemampuan nuklirnya di masa depan
Moskow telah lama meminta AS Korut mengadakan perundingan, demi mengurangi ketegangan terkait program nuklir dan rudal Korut
Resolusi yang dirancang AS tersebut berusaha untuk melarang hampir 90 persen ekspor minyak mentah ke Korut dan menuntut pemulangan orang Korea Utara.
strategi tersebut bertujuan untuk menyelesaikan berbagai masalah antar-Korea dengan mendorong tanggapan dari Pyongyang
Penundaan latihan juga diajukan ke Washington dan proposal tersebut saat ini sedang
Organisasi Penerbangan Sipil Internasional mewajibkan negara-negara untuk melaporkan informasi mengenai lalu lintas,
Sekretaris Negara AS sebelumnya mengatakan Amerika tidak dapat mentolerir rezim bersenjata nuklir