Sementara itu, Qatar belum mengkonfirmasi akan mendeportasi warga Mesir di negara itu.
Doha tak akan memberikan visa kepada mereka yang dianggap musuh, mengacu pada orang Mesir yang ingin memasuki negara Teluk Persia.
Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi telah mendesak Trump untuk mengambil langkah tersebut selama kunjungan 9 April ke Gedung Putih, New York Times melaporkan pada Selasa, mengutip para pejabat yang mengetahui masalah tersebut.
Setidaknya 60.000 orang telah dipenjara karena alasan politik, menurut perkiraan dari HRW.
Amerika Serikat (AS) akan memberlakukan sanksi terhadap gerakan Islamis tertua Mesir itu.
Rakyat Mesir menyepakati amandemen konstitusi yang dapat membuat Presiden Abdel Fattah el-Sisi tetap menjabat hingga tahun 2030.
KTT tentang Libya akan fokus pada penghentian krisis saat ini dan menghidupkan kembali proses politik serta perang melawan terorisme di negara itu.
Konstitusi Mesir saat ini, yang disahkan pada 2014, memungkinkan presiden untuk mengampu jabatan maksimum dua periode masing-masing empat tahun.
Beredar kabar Mesir akan keluar dari NATO Arab, aliansi kemanan yang didirikan Amerika Serikat
Ramses II adalah firaun ketiga dari Dinasti ke-19 Mesir dan dianggap sebagai firaun terkuat dari Kerajaan Baru yang membentang dari abad ke-16 SM hingga abad ke-11 SM.