Alur pertama di bandara keberangkatan, Taiwan. Kedua titik debarkasi. Ketiga, tempat karantina. Keempat, pemulangan ke daerah asal.
Kesepakatan senilai hingga 350 juta dolar AS untuk 10 juta dosis vaksin akhirnya berhasil ditandatangani pada bulan lalu, yang akan disumbangkan kepada pemerintah untuk didistribusikan.
Para PMI diharapkan dapat memanfaatkan layanan penempatan di Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) dan mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di daerah untuk mengetahui proses penempatan PMI yang benar dan prosedural.
Jumlah kasus COVD-19 di Taiwan mulai meningkat pada pertengahan Mei setelah berbulan-bulan tidak ada atau sedikit infeksi domestik, mendorong pemerintah untuk memberlakukan pembatasan pada pertemuan, menutup tempat hiburan dan menghentikan makan di restoran.
Untuk menunjukkan kepercayaan dirinya pada suntikan dan membuktikan itu aman, Tsai telah menunda penggunaan vaksin dari Moderna atau AstraZeneca, andalan program vaksinasi Taiwan saat ini.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken berbicara dengan Menteri Luar Negeri Lithuania, Gabrielius Landsbergis, sepakat untuk melakukan tindakan terkoordinasi bilateral, untuk melawan ancaman China.
Pemerintah Indonesia merepatriasi (memulangkan) 129 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Awak Kapal dari negara Taiwan. Mereka mendarat dengan selamat di Indonesia pada Sabtu (21/8/2021) pukul 03.00 wib dini hari.
China, yang mengklaim Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri, telah meningkatkan tekanan militer dan diplomatik untuk memaksa Taipei menerima kedaulatan China, yang menimbulkan kekhawatiran di Washington dan ibu kota Barat lainnya.
China menganggap Taiwan sebagai masalah teritorialnya yang paling sensitif, dan Beijing kerap bertindak agresif jika ada negara yang menyatakan pulau itu adalah negara terpisah.
Foxconn Taiwan dan TSMC mengklaim telah mencapai kesepakatan untuk membeli 10 juta dosis vaksin Covid-19 asal Jerman, BioNTech SE. Pembelian itu memakan biaya hingga US$350 juta.