Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mendesak pemerintah agar menggencarkan edukasi terkait African Swine Fever (ASF) atau virus demam babi Afrika. Sebab masih banyak masyarakat yang belum mengetahui virus tersebut.
Pihak Singapura sangat terbuka untuk mendiskusikan langkah-langkah teknis agar ke depan ekspor babi hidup dapat kembali berjalan, mengingat Pulau Bulan merupakan penyuplai terbesar kebutuhan babi bagi Singapura.
Pemerintah melakukan pendampingan ketat kepada pemilik peternakan hewan babi di Pulau Bulan, PT ITS setelah dicabut penetapannya sebagai kompartemen bebas ASF di Indonesia.
Singapura Temukan Virus ASF pada Babi Hidup Asal Batam, Ini Respons Kemendag
Sekarang ada 18 kasus yang tercatat di Singapura. NParks pada 9 Februari mengkonfirmasi kasus pertama di negara tersebut.
58 dari 149 sampel darah dari Carcar City di Cebu dinyatakan positif penyakit ini, yang tidak berbahaya bagi manusia tetapi sangat menular di antara babi.
Sejauh ini pemerintah telah menargetkan produksi penyediaan protein hewani sebesar 4,65 juta ton yang berasal dari berbagai hewan ternak seperti kerbau, kambing, domba, ayam, itik dan babi.
Perusahaan akan memberhentikan 550 staf di Denmark dan Jerman dan memangkas kapasitas di pabrik Essen sebesar 40 persen.
Rumput Stadion My Dinh Disoroti, Warganet: Lapangan atau Kandang Babi?
Pernah Jadi Sasaran Kebencian Cules, Ini Kata Figo