Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit properti di atas 20% hingga akhir tahun 2018.
Rata-rata pendapatan calon pembeli adalah masyarakat dengan penghasilan dibawah Rp 4 juta per bulan.
Penerima KPR bersubsidi harus memenuhi persyaratan diataranya harus memiliki KTP, tidak memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi dari pemerintah.
Kementerian PUPR menargetkan penyaluran KPR FLPP bagi 120.000 unit rumah senilai Rp 11,47 triliun
BI juga menurunkan uang muka untuk kredit pemilikan rumah (KPR) kedua menjadi 20%
Hingga Juni 2022, PUPR salurkan FLPP untuk 99.557 unit rumah