Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang 1 dalam rangka Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 telah dimulai serentak di Indonesia.
Bagi kamu yang gagal lolos SNMPTN, tak usah risau. Ada beberapa jalur untuk masuk ke PTN impian, yakni mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang memiliki kuota sebesar 40 persen, atau seleksi mandiri sebesar 30 persen.
Ada beberapa kesempatan untuk mendaftarkan diri sebagai penerima KIP Kuliah Merdeka, di antaranya melalui jalur seleksi UTBK-SBMPTN.
Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah menetapkan jadwal pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), dan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) tahun depan.
Dalam pengumuman tersebut, 167.653 peserta dinyatakan lolos ke 85 perguruan tinggi negeri (PTN), dari total 662.404 peserta yang mengikuti seleksi di berbagai pusat UTBK.
Dari jumlah tersebut, lanjut Nasih, 44.554 peserta terdaftar sebagai pemilik nomor pendaftaran Kartu Indonesia PIntar (KIP) Kuliah, dan 123.099 lainnya non-pemegang KIP Kuliah.
Sebanyak 1.923 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) akan mengikuti seleksi UTBK susulan pada 30 Juli 2020 mendatang.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Nizam, meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer di Pusat UTBK Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (22/7).
Nasih mengungkapkan, sebanyak 1.505 peserta tidak bisa mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahap pertama, karena datang dengan kondisi tubuh kurang sehat.
Dia menyebut dari 558.107 peserta yang terjadwal mengikuti tes tahap pertama di seluruh pusat UTBK, jumlah yang hadir sebanyak 519.070 peserta, atau 93,01 persen dari jumlah keseluruhan.