Bakat belum membeberkan kapan akan menutup lembaga itu secara pasti. Namun, ia memastikan akan menutup sekolah yang melayani 1.800 siswa pada akhir tahun ajaran ini.
Ratusan warga Gaza kemarin melakukan demonstrasi di dekat Perbatasan Beit Hanoun untuk menentang pemutusan bantuan dana AS kepada UNRWA.
Keputusan Amerika Serikat untuk memberhentikan pendanaan ke Badan Bantuan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA) telah mengundang kecaman luas di Palestina.
Sekretaris Jenderal dan Kepala Badan, dan Komisaris Jenderal Pierre Krahenbuhl mendukung penuh UNRWA, yang memimpin upaya cepat, inovatif dan tak kenal lelah untuk mengatasi krisis keuangan yang tak terduga tahun ini.
Sebelum pengumuman itu, Kushner, dalam email bocor yang diperoleh FP, tertulis: "Adalah penting untuk memiliki upaya jujur dan tulus untuk mengganggu UNRWA."
Menurut pejabat PBB, AS, sebelumnya donor utama UNRWA, memberikan USD 364 juta kepada agensi tahun lalu, tetapi hanya USD60 juta tahun ini.
Kampanye yang diberi nama `Martabat tak ternilai harganya` bertujuan menarik donor baru bagi pengungsi Palestina.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ingkar janji soal dana sebesar USD45 juta atau sekitar Rp600 miliar untuk keperluan pangan dan kebutuhan pokok warga Palestina
Setelah Amerika Serikat memotong bantuan ke UNWRA, pemerintah Belgia mengkucurkan Rp307 miliar depan membantu Palestina