Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pekan lalu mendukung seruan dari India dan Afrika Selatan untuk mengesampingkan perlindungan paten untuk vaksin COVID-19, membuat marah perusahaan farmasi dan memicu penentangan dari beberapa negara Eropa.
Pemerintah Indonesia menyesalkan langkah Uni Eropa yang meminta pembentukan Panel WTO pada 14 Januari 2021 untuk menyelesaikan kasus tersebut.
Hubungan Australia-China berada pada titik terendah sejak penumpasan Lapangan Tiananmen 1989, dengan Beijing memberlakukan serangkaian sanksi ekonomi terhadap produk-produk Australia.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga memaparkan Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) di depan Majelis Sidang Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menekankan bahwa perekonomian Indonesia terus tumbuh secara konsisten.
Peningkatan tersebut tak dapat dilepaskan dari pemangkasan dan penangguhan tarif, pajak, dan bea yang diterapkan 40 negara anggota WTO
Aturan pos tarif bertentangan dengan Organisai Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO)
Panel merekomendasikan AS untuk membawa langkah-langkahnya sesuai dengan kewajibannya, tetapi juga mendorong kedua pihak untuk bekerja untuk menyelesaikan perselisihan secara keseluruhan.
Kemudian WTO mengatakan, angka baru itu tidak memperhitungkan perkembangan terbaru
Beberapa isu tertunda WTO yang menjadi prioritas utama Indonesia adalah isu pertanian terkait cadangan pangan untuk ketahanan pangan