Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) mendorong pemerintah daerah melakukan langkah strategis dalam memperkuat program keaksaraan dan literasi masyarakat.
Badan Bahasa Kemdikdasmen menekankan peran strategis literasi sebagai fondasi utama pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri pangan.
BRI Peduli Literasi Anak Negeri merupakan program khusus yang dirancang dengan beberapa tujuan seperti meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami bacaan
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi PKPLK Kemdikdasmen, Tatang Muttaqin menekankan penguatan pendidikan nonformal dan informal merupakan strategi penting dalam meningkatkan daya saing bangsa di tengah disrupsi teknologi, perubahan ekonomi, dan dinamika demografi global.
Menko Muhaimin menyatakan literasi jaminan sosial yang luas dan merata penting agar tidak ada masyarakat Indonesia yang tertinggal dan tidak mendapatkan perlindungan.
Badan Bahasa Kemdikdasmen menggandeng Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Komisi Nasional Disabilitas dalam penguatan literasi dan peningkatan aksesibilitas bahasa bagi penyandang disabilitas khususnya komunitas.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), mendorong penguatan literasi pangan di tengah upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Lestari Moerdijat: Dorong Upaya Peningkatan Literasi Keuangan Digital Perempuan
Di era podcast dan audiobook seperti sekarang, pertanyaan seperti ini mulai sering muncul: Apakah membaca masih relevan? Jika semua informasi bisa didengar sambil beraktivitas, untuk apa repot-repot membuka buku?
Instrumen untuk mencerdaskan bangsa itu adalah pengetahuan, dan gerbang utamanya adalah literasi, membaca. Ini bukan sekedar merubah UU Sistem Perbukuan. Ini meluruskan tujuan bernegara, mencerdaskan kehidupan bangsa.