Kendaraan listrik ini dinilai mampu menghemat energi sampai 80 persen dibandingkan kendaraan konvensional dengan BBM.
Tak hanya home charging, infrastruktur pendukung seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), maupun Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) juga terus dibangun oleh PLN untuk mempermudah pengguna.
"Target kendaraan listrik dalam dokumen Grand Strategi Energi Nasional dan Rancangan Net Zero Emission adalah sekitar 2 juta kendaraan listrik roda empat dan 13 juta kendaraan listrik roda dua pada tahun 2030"
Hingga 23 Februari 2022, sebanyak 104 unit SPKLU telah beroperasi dan siap melayani para pengguna kendaraan listrik di 38 kota.
Saat ini tiga SPKLU telah beroperasi di Lampung dan siap melayani para pemilik kendaraan listrik
Pengoperasian SPKLU Demang Lebar Daun bersamaan dengan penyambutan Tim Touring Mobil Listrik Kementerian Perhubungan RI
PLN alokasikan Rp 120 miliar untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan dalam mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik
Untuk mempercepat pengadaan SPKLU tersebut, PLN mengajak pihak swasta untuk bersama berkolaborasi membangun SPKLU dengan skema partnership bagi hasil.
PLN akan menambah pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging sebanyak 10 unit, sedangkan yang sudah dioperasikan saat ini sebanyak 10 unit.