Kunjungan wisman ini relatif rendah bila dibandingkan dengan kondisi tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rerata pertumbuhan kunjungan turis, terutama wisatawan mancanegara (wisman), mencapai 14% per tahun pada pada 2014-2018. Angka itu lebih tinggi daripada periode 2009-2013 yang rata-rata 9% per tahun.
Di tahun 2020, Pemerintah menargetkan adanya peningkatan kunjungan jumlah wisman sampai dengan 18,5 juta orang per tahun.
Untuk menarik minat maskapai membuka rute dari dan menuju YIA, Angkasa Pura I menyediakan beberapa program insentif.
Dari Januari hingga Juli, negara itu menyambut total 9,06 juta turis asing - sebuah peningkatan 12,92 persen tahun-ke-tahun dari 8,03 juta yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu.
Kota Batam di Provinsi Kepulauan Riau dikembangkan menjadi kota perantara bagi wisatawan mancanegara (wisman). Sasaran utamanya, adalah wisman dari Malaysia dan Singapura yang hendak berwisata ke daerah-daerah di Indonesia dengan transit di Batam.
BPS mencatat jumlah wisman paling banyak, masuk ke Indonesia menggunakan angkutan udara
tentu tak mudah untuk mewujudkan target tersebut, perlu adanya strategi yang bagus agar bisa menarik lebih banyak wisman datang ke bumi ibu pertiwi
Keduanya merupakan wisman yang sudah terbiasa dengan berpetualang.