Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan, keberadaan Tenaga Pendamping Desa akan terus dibutuhkan oleh masyarakat desa sepanjang masa.
Dia menjelaskan dua perwira TNI itu pada malam ini ditahan di Instalasi Tahanan Militer milik Puspom TNI AU di Halim Perdanakusuma
Gus Halim, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa hanya berfokus pada infrastruktur tidak cukup, karena dengan dana desa yang lebih besar, pembangunan fisik akan lebih cepat dan rampung.
Gus Halim ini berpesan kepada seluruh kontingan masing-masing unit kerja eselon 1 untuk suportif dan ambisius dalam merebut juara umum.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) mengimbau warga desa agar selektif dalam memilih Pondok Pesantren (Ponpes) untuk putra-putrinya.
Jaringan kerja sama ini akan membawa dampak positif dalam meningkatkan ekonomi di tingkat lokal dan membantu mengatasi kemiskinan ekstrem, yang menjadi salah satu prioritas pemerintah Indonesia.
Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini mengungkapkan bahwa desa-desa di Indonesia telah Go Internasional.
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) menegaskan ASEAN Village Network (AVN) merupakan platform yang memungkinkan desa-desa di negara-negara anggota ASEAN untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kemendes PDTT menginisiasi pelokalan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan hingga ke level desa dengan tetap berbasis pada kewenangan desa, sesuai kondisi dan potensi lokal desa, selaras dengan konteks budaya desa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar bakal berkolaborasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang kini dijabat mantan Wamendes Budi Arie.