Sepeninggalan Ronaldo dan Messi, kini rivalitas baru muncul. Kali ini, ajang adu koleksi gol antara Kylian Mbappe dan Mohamed Salah menarik perhatian ratusan juta pasang mata di seluruh dunia.
Gol tercepat sepanjang sejarah Liga Champions ini tercipta pada 7 Maret 2007, ketika Roy Makaay menjebol gawang Real Madrid di Allianz Arena hanya dalam waktu 10 detik setelah kick-off.
Ajax pernah menggemparkan jagat sepak bola dengan skuat didominasi pemain lokal dengan tiga kali memenangkan trofi Eropa pada 1970-1973 silam.
Di balik ketajaman dan kejeniusan Mbappe di depan gawang, ada nama akademi Institut National du Football de Clairefontaine (INF Clairefontaine) yang pernah berjasa mengasah bakat Mbappe kecil menjadi seperti sekarang.
Julukan Setan Merah justru digunakan oleh Timnas Belgia lebih dulu pada awal abad ke-20, tepatnya pada tahun 1906. Saat itu, timnas Belgia mencetak serangkaian kemenangan mengesankan atas Prancis dan Belanda.
Mazzola gugur bersama timnya di Superga, meninggalkan catatan Mei yang kelam bagi sepak bola Italia kala itu.
Di era sekarang, bermain untuk dua negara berbeda adalah sesuatu yang sepenuhnya mustahil. Tapi José Altafini dulu berhasil membuktikan bahwa sejarah punya cara sendiri untuk menantang aturan.
Napoli dan Paris Saint-Germain (PSG), berhasil menuntaskan liga domestik masing-masing tanpa menerima satu pun kartu merah sepanjang musim.
Dalam dua dekade terakhir, nama Red Bull tak hanya merujuk pada perusahaan minuman energi global. Merek asal Austria ini juga dikenal sebagai salah satu pemain dalam gurita bisnis sepak bola.
Berikut ini catatan lima klub Inggris yang hanya satu kali mencicipi aroma persaingan di kasta teratas