Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) turut melibatkan mahasiswa dalam upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Ada korelasi peningkatan infertilitas pada kelompok tinggi paparan BPA dengan odds ratio atau rasio paparan penyakit mencapai 4,25 kali.
Pemberian layanan kesehatan gratis ini dilakukan secara serentak di 47 titik di seluruh Indonesia dengan melibatkan Polri/TNI dan Keluarga Alumni Univeristas Gadjah Mada (KAGAMA).
NTT sendiri berada di peringkat pertama terbesar kasus balita stunting secara nasional, yakni 37,8 persen.
Diperlukan penelitian antar center untuk benar-benar membuktikan bahwa ada kaitan antara kandungan BPA dalam air kemasan dengan infertilitas.
Di Kabupaten Tapin dalam rangka percepatan penurunan stunting telah dibentuk tim pembina keluarga yang terdiri dari 182 kelompok dengan jumlah kader sebanyak 546 orang.
Jadi kalau anak di bawah satu tahun tidak diberikan makanan yang optimal baik dari segi jenisnya maupun jumlahnya tidak akan tercapai pertumbuhan ini diawal.
SDM yang banyak tetapi tidak berkualitas ini akan menyebabkan satu kendala tersendiri bagi negara.
Kerja sama lintas sektor sangat penting dalam mempercepatan penurunan stunting, yang saat ini berada di angka 24,4 persen.
Triknya, menghadang 2 juta calon pengantin agar tidak melahirkan bayi stunting.