Melimpahnya hasil panen tersebut ternyata tidak sebanding dengan permintaan pasar saat ini akibat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah tujuan pasar.
Bulan April-Mei adalah akhir panen raya buah naga di Banyuwangi.
Manggarai Timur melakukan kegiatan panen padi dari akhir Maret dan puncaknya di Mei 2020.
Penyuluh pertanian pendamping di wilayah Kostratani Kecamatan Banjit, Miswarajayadi menambahkan, dengan combine harvester panen padi bisa dilakukan dengan waktu yang singkat dan tenaga panen pun hanya dua orang saja.
Pertumbuhan bulan ini terjadi pelambatan karena terjadi pergeseran di musim panen raya yang biasanya jatuh pada bulan Maret seperti pada tahun 2019 lalu.
Kostratani dan Penyuluh terus bergerak dan mendampingi untuk meyakinkan Petani agar terus produktif.
Insyallah kalau untuk pasokan menjelang lebaran aman bahkan sampai setelah lebaran nanti karena panen berlangsung terus susul menyusu.
Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi besar untuk sektor pertanian, salah satunya ada pada komoditas hortikultura, yaitu cabai merah keriting.
Bersama puluhan rekannya di Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi, produksi sawahnya mencapai 9,77 ton per hektare, yang menghasilkan produksi padi 1.339,85 ton gabah kering giling pada musim awal kami tanam padi saat ini.
Produktivitas hasil panen yang diperoleh dari Inpari 32 adalah 8 – 9 ton per hekatere sedangkan untuk Inpari 42 produktivitasnya mencapai hingga 10 ton per hektare.