Di era digital seperti saat ini, para guru dan murid dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi, terutama di masa pandemi di mana kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah.
Eksplorasi hobi baru yang bisa dilakukan tanpa beranjak keluar dari tempat tinggal menjadi pelarian sebagian orang demi menghilangkan rasa monoton akibat waktu yang saat ini lebih banyak dihabiskan di rumah saja.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim kaget saat mengetahui kuota belajar di Papua tidak bisa digunakan mengakses aplikasi video konferensi Zoom.
Ternyata metode pembelajaran daring ini juga mendorong konsep blended learning atau campuran antara online dan luar jaringan (luring) lahir lebih cepat dari yang direncanakan pemerintah.
Adapun hal yang menjadi konsen forum Pertides meliputi bidang infrastruktur, pangan, pendidikan, gizi dan kesehatan, lingkungan, perekonomian, komunikasi, dan merdeka belajar kampus merdeka.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menegaskan bahwa program Sekolah Penggerak bukan untuk menciptakan stereotip sekolah-sekolah unggulan.
Mendikbud mengatakan Program Sekolah Penggerak merupakan katalis untuk mewujudkan visi reformasi pendidikan Indonesia yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik melalui enam Profil Pelajar Pancasila.
Hero Group meluncurkan program Rumah Belajar Online (RBO) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Kamis (21/1).
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mattalitti mengingatkan pemerintah terkait rencana penerapan belajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19.
Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), setidaknya 16 provinsi memilih menunda belajar tatap muka, dan melanjutkan pembelajaran dari rumah.