Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menegaskan bahwa Kementeriannya hanya memiliki tugas pada peningkatan produktivitas dan budidaya.
Hari kemerdekaan yang ke-76 menurut Mentan Syahrul adalah hari kebanggan bagi sebuah bangsa besar yaitu Indonesia yang merupakan negara ke-4 terbesar di dunia
Persiapan ini penting dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang hadir dalam kegiatan Rakernas XIII Apkasi di Bali pada pertengahan Juni 2021 lalu.
Peninjauan ini juga menjadi rangkaian implementasi arahan Bapak Presiden, agar Menteri - Menteri turun ke lapangan, validasi data dan neraca yang ada untuk memastikan pangan masyarakat dalam kondisi yang aman.
Ia memastikan dengan adanya panen raya dan percepatan tanam di berbagai wilayah, ia yakin kebutuhan beras masyarakat mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri meski di tengah pembatasan akibat pandemi.
Pemerintah telah menambah anggaran sebesar Rp55,21 triliun untuk membantu masyarakat yang terdampak penerapan PPKM.
Program yang kita jalankan harus didasarkan pada kepentingan rakyat. Dengan begitu, program kita bisa jadi kekuatan dalam memulihkan ekonomi daerah maupun nasional.
Hewan kurban yang tersedia berdasarkan data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan sebanyak 1.767.522 ekor, terdiri atas sapi, kerbau, kambing, dan domba.
Semua orang butuh makan, apalagi di masa pandemi ini. Vaksin saja tidak cukup. Tugas kita di Kementanlah bersama petani dan Pemda menyediakan itu. Ada 273 juta penduduk Indonesia yang perutnya harus diperhatikan.
Ini juga yang kami dorong kepada panitia lain agar selalu mematuhi Prokes dan memperhatikan kesehatan hewan.