Sebuah serangan bom bunuh diri yang diklaim oleh IS di luar bandara Kabul pada hari Kamis menewaskan puluhan orang yang berharap untuk melarikan diri dari negara itu, serta 13 anggota layanan AS.
Saat ini progress pembangunan akses tol ke BIJB sudah mencapai lebih dari 95 persen.
Serangan ini terjadi ketika AS sedang bergegas menyelesaikan penarikan pasukan dari Afghanistan, sebelum batas waktu berakhir pada Selasa (31/8) besok.
Serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) pada Minggu (29/8), menghantam salah seorang pembom bunuh diri di sebuah kendaraan, yang bertujuan menyerang bandara Kabul.
Lebih dari 112.000 orang telah meninggalkan Afghanistan melalui pengangkutan udara besar-besaran yang dipimpin AS sejak gerakan Taliban kembali berkuasa dua minggu lalu, dan operasi itu mereda meskipun kekuatan Barat mengatakan ribuan orang mungkin tertinggal.
Rusia mengutuk serangan teroris di bandara Kabul Afghanistan yang menewaskan sedikitnya 90 orang termasuk 13 tentara Amerika Serikat.
Serangan tersebut dilakukan sehari setelah bom bunuh diri di bandara Kabul, yang menewaskan 13 tentara AS dan sejumlah warga sipil Afghanistan.
Dewan Keamanan juga menegaskan kembali pentingnya memerangi terorisme di Afghanistan untuk memastikan wilayah Afghanistan tidak boleh digunakan mengancam atau menyerang negara mana pun.
Taliban meminta bantuan teknis kepada Turki untuk menjalankan bandara, tetapi menuntut agar militer Ankara ditarik hingga batas waktu akhir 31 Agustus 2021.
Dua ledakan menghantam gerbang bandara Kabul yang padat pada Kamis (26/8), menewaskan 13 pasukan Amerika Serikat dan 60 warga Afghanistan, serta melukai ratusan orang lainnya.