Penyebaran virus corona atau Covid-19 di dunia, termasuk ke Indonesia berdampak ke sejumlah sektor usaha di Tanah Air.
Menpora Zainudin Amali berharap pemuda dan kaum milenial mampu menjaga dan merawat eksistensi bangsa serta dapat berbuat untuk berkontribusi mengisi kemerdekaan.
Di era Pertanian 4.0, petani diharapkan mampu mengadopsi serta menerapkan pertanian yang tangguh serta berdaya saing, hal ini sering disebut juga pertanian milenial.
Konsepsi Pancasila yang ditawarkan Indonesia disambut baik berbagai negara di Asia dan Afrika
Tantangan kita adalah bagaimana kita bersama menggerakkan dan meyakinkan masyarakat kita khususnya kaum milenial untuk tahu dan mencintai olahraga tradisional kita sendiri
Sektor pertanian di tengah pandemi virus corana baru yang dikenal COVID-19 harus diperkuat sehingga benar-benar menjadi penyokong utama perekonomian nasional.
Tokoh milenial bisa memberikan pilihan calon pemimpin alternatif kepada masyarakat SBT.
Atas dasar itulah Kementerian Pertanian (Kementan) di Indonesia menargetkan 1 juta petani milenial ikut tergabung dalam 40 ribu kelompok di masing-masing daerah, yang terdiri atas 20-30 orang.
KPR Gaess for Millenias hadir juga di website www.btnproperti.co.id untuk memudahkan para milenial yang dikenal sebagai tech savvy
Kehadiran tenaga-tenaga muda atau milenial yang berbekal ilmu, teknologi, kreativitas serta wawasan agribisnis diharapkan bisa membantu peternak.