Mesir akan memainkan pertandingan terakhir mereka di Grup A dengan melawan Arab Saudi pada laga yang mempertemukan dua tim yang telah tersingkir di Volgograd pada Senin.
Warga Mesir telah menyuarakan ketidakpuasan mereka lewat media sosial, terutama Twitter dan Facebook.
Satu-satunya kasus yang mencolok dari sejumlah besar kursi kosong adalah saat kemenangan Uruguay 1-0 atas Mesir di Yekaterinburg, di mana 6.000 tiket yang telah dialokasikan tidak digunakan.
Kesepakatannya saat ini hanya berjalan sampai akhir turnamen dan beberapa surat kabar Mesir melaporkan bahwa dia tidak akan ditawari kontrak yang baru.
Meski diperkuat pemain bintang Mohamed Salah, Mesir tak mampu membendung serangan tim tuan rumah, yang tanpil sangar sejak babak pertama.
Salah meraih sejumlah penghargaan akhir musim setelah debutnya yang menakjubkan di Liverpool menghasilkan 44 gol yang luar biasa di semua kompetisi.
Aliansi 25-30, blok dari sejumlah kecil anggota parlemen oposisi, menuntut agar Sisi membatalkan kebijakan yang dapat merugikan kelas bawah dan menengah.
Pada laga Mesir melawan Uruguay itu, Timnas Mesir terlihat tak kuat mengimbangi lawannya. Apalagi dengan gol dicetak Jose Gimenez pada menit ke-89.
Namun negara itu dilanda panik ketika Salah menderita cedera bahu saat Liverpool melawan Real Madrid di final Liga Champions bulan lalu