Gizi yang tidak memadai untuk ibu hamil dapat berpengaruh pada kesehatan ibu dan anak, seperti kematian ibu, kelahiran prematur, keguguran, kekurangan gizi dan risiko kesehatan lainnya termasuk stunting.
Banyak perempuan yang tidak merencanakan kehamilan sehingga ketika datang ke dokter usia kehamilannya sudah 3 bulan.
Faktor dekat yang menghasilkan produk kehamilan dalam hal ini bayi stunting sudah di depan mata.
Hal ini belum banyak diketahui ibu-ibu sehingga saat datang ke klinik atau dokter hamilanya sudah dua sampai tiga bulan.
Dashat merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting yang memiliki calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita stunting terutama dari keluarga kurang mampu.
Hanya ada empat provinsi dari 34 provinsi di Indonesia yang memiliki angka stuntingnya paling sedikit, yaitu Bali 14,42 persen, Kepulauan Riau (Kepri) 16,42 persen, Bangka Belitung (Babel) 19,93 persen dan DKI Jakarta 19,96 persen.
Gangguna pertumbuhan ini dapat lihat secara kasat mata dari aspek tinggi badan yang cenderung lebih pendek dibanding anak-anak seusianya.
Hampir semua penelitian di dunia menyebutka bahwa mayoritas kematina ibu dan kematian bayi disebabkan karena kehamilan multiparitas, atau grandemultiparitas.
Perempuan wajib tahu bagaimana menstruasi normal, menstruasi yang mengacam kesehatan, menstruasi yang membuat sulit hamil, atau menstruasi yang bikin anemia.
Masing-masing desa akan mempunyai satu tim pendamping. Desa dengan penduduk yang lebih banyak akan mendapatkan tiga hingga lima pendamping.