Pemerintahan Joe Biden akan mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina untuk mencegah Rusia merebut lebih banyak wilayah dan menargetkan warga sipil.
Rusia telah berulang kali membantah tuduhan kejahatan perang oleh Ukraina dan negara-negara Barat selama invasi selama 6 minggu ke Ukraina dan menyangkal menargetkan warga sipil.
Puan menyebut, RUU TPKS merupakan hasil kerja semua pihak dan akan menjadi bukti nyata negara hadir melindungi seluruh rakyat dari kejahatan seksual.
Kremlin mengatakan pernyataan Biden tidak dapat diterima dan tidak layak untuk seorang pemimpin AS.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menggambarkan invasi Rusia ke negaranya sebagai kejahatan genosida, yang menyebabkan penderitaan bagi rakyatnya.
Pernyataan Zelenskyy muncul sehari setelah pasukan Ukraina pindah ke kota Bucha dekat Kyiv dan menemukan apa yang dikatakan para pejabat dan saksi mata sebagai mayat warga sipil yang dibunuh oleh pasukan Rusia.
Salah satu mayat tampak tangannya terikat dengan kain putih, dan ditembak di mulut. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia melakukan genosida.
Jaksa Ukraina hanya dapat memasuki kota Bucha, Irpin dan Hostomel untuk pertama kalinya pada Minggu dan mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengetahui tingkat kejahatan.
Bukan tanpa alasan, menurut dia, sampai saat ini wilayah perbatasan di Indonesia masih bermasalah. Terbukti dengan masih adanya kesenjangan tingkat kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah perbatasan yang masih rendah. Di sisi lain, Pulau terluar juga sangat rawan dengan kejahatan.