Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menemukan bahwa peserta didik belum terbiasa menggunakan model pembelajaran mandiri melalui PJJ.
Di tengah Pandemi Covid-19 masih berlangsung dan pentingnya daya tahan tubuh bagi anak dalam menghadapi pandemi, ada fakta miris yang terjadi.
Pernyataan ini disampaikan oleh peneliti Pusat Penelitian Kebijakan (Puslitjak), Simon Sili dalam kegiatan `Seminar Hasil Penelitian Tahap II` pada Senin (7/12) kemarin.
Ada banyak daerah yang belum menetapkan zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk sekolah-sekolah di wilayah perbatasan.
Kalangan dewan meminta Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) untuk segera melakukan kajian dan penelitian yang mendalam sebelum mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) terhadap vaksin Covid-19 yang baru tiba di Indonesia.
Kondisi tersebut, lanjut Goldy, perlahan-lahan dapat diperbaikan setelah adanya sistem baru zonasi berdasarkan usia pada 2020, sebagaimana yang dilakukan Provinsi DKI Jakarta.
Plt Kepala Puslitjak Kemdibud Irsyad Zamjani mengatakan, agenda tahun ini berbeda dari sebelumnya karena para peneliti diminta merespon krisis kesehatan yang juga melanda dunia pendidikan dan kebudayaan.
Sebuah perjanjian akan berada dalam kerangka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan tujuan yang mencakup pembiayaan dan koordinasi penelitian yang lebih baik.
Keputusan mengeluarkan ganja dari kategori obat-obatan narkotika yang paling dikontrol ketat mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membuat penelitian tentang penggunaannya untuk keperluan medis lebih mudah.
Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Suhadi mengatakan, penelitian ini dalam prosesnya melibatkan ilmuwan, perekayasa, analis data, dan mitra di lingkungan Pusat Penelitian Kebijakan (Puslitjak) Kemdikbud.