Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pasukan keamanan dan lembaga peradilan akan segera mengungkap dalang insiden itu.
Sekitar 60 Imam dan keluarga mereka diusir. Wina mengatakan mereka dibiayai oleh Ankara, melanggar larangan keuangan asing organisasi keagamaan.
Presiden Turki berkata Turki akan memberi respons kepada pemerintah Austria yang mengusir para imam.
Erdogan memaparkan upaya pemerintahannya yang telah membangun kembali provinsi itu, termasuk pembangunan 17 rumah sakit, 43 fasilitas kesehatan
Majalah Mingguan Perancis Le Point menampilkan foto presiden Turki di sampul edisi 24 Mei dengan kata-kata yang berbunyi: "Sang diktator. seberapa jauh Erdogan akan pergi?"
Sebelumnya, Hanitzsch juga menggambar kartun yang mengkritik, bahkan menghina Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan selamat berkat argumen kebebasan pers dan ekspresi.
Erdogan menegaskan Turki adalah negara yang selalu menunjukkan sikap tegasnya dalam persoalan Palestina.
Erdogan pada Selasa menuduh Israel "teror negara" dan "genosida" atas pembataian tersebut.
Erdogan yang telah memanggil Duta Besar Turki untuk Israel setelah peresmian Kedutaan Besar AS di Yerusalem.
Presiden Turki mengatakan, ‘Kebijakan acuh tak acuh pemerintah AS mendorong pendudukan Israel dan kekerasan ke warga Palestina`