Kebijakan yang disampaikan pada Jumat (29/5) kemarin tersebut merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk meringankan pembatasan Covid-19, dan membuka kembali Kerajaan.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh juru bicara ISIS, Abu Hamza al-Qurashi, ulama yang pasrah di saat masjid-masjid ditutup ialah mereka yang sudah didompleng oleh pemerintah.
Jemaah yang datang ke Masjid Al-Aqsa harus mematuhi protokol kesehatan yang sudah disampaikan Kementerian Kesehatan Palestina.
Kementerian Dalam Negeri Turki juga sudah mengirim surat edaran ke 81 provinsi mengenai pembukaan kembali masjid, yang telah ditutup sejak 19 Maret 2020.
Masjid Al Aqsa adalah situs suci ketiga untuk umat Islam di dunia
Para imam juga harus memastikan jamaah menghindari kerumunan saat memasuki dan keluar dari masjid dan anak-anak di bawah 15 tidak diizinkan masuk.
Arab Saudi akan mulai memperbolehkan masjid menyelenggarakan salat berjamaah dan salat Jumat dengan syarat tertentu
Terakhir, Ketidakadilan dan tindakan tendensius yang dimaksud Hidayat adalah generalisasi pelarangan Sholat Idul Fitri di Masjid walaupun wilayah tersebut masuk zona hijau.
Pada saat Raker dengan Kemenag saya memang menyampaikan aspirasi dari banyak pihak, agar Umat tak resah dan bisa khusyu’ Ibadah, penting ada keadilan untuk Umat.
Salat Idul Fitri dapat diselenggarakan berjamaah di tanah lapang, masjid, mushola atau tempat lain selama angka penularan COVID-19 menurun